Cara Membuat Anak Dengan Cepat dan Benar

Cara membuat anak – Mungkin kalimat yang lebih cocok adalah bagaimana cara cepat hamil. Setiap pasangan suami istri pasti ingin memiliki momongan. Memiliki anak memang jadi dambaan setiap pasangan yang menikah. Namun, tidak semua pasangan yang bisa membuat anak atau memiliki anak dengan cepat. Sepenuhnya ini adalah kuasa Sang Pencipta, namun bukan berarti memiliki momongan bukan tidak bisa diusahakan. Selama berusaha dan yakin, insya Allah pasti ada jalan.

Ada faktor-faktor pendukung yang bisa diusahakan selain restu dari Tuhan. Mulai dari faktor kesiapan fisik baik pria maupun wanita, asupan makanan yang tepat dan bergizi seimbang serta juga sederet hal-hal yang perlu diperhatikan setiap pasangan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Bloging terapkan dalam upaya menghadirkan anggota baru dalam keluarga tercinta.

1. Kenali Siklus Haid dan Masa Subur

Penting bagi setiap pasangan untuk mengetahui siklus haid dalam perencanaan kehamilan. Siklus haid merupakan rentang jumlah hari dari hari pertama haid menuju hari pertama haid berikutnya. Ketika wanita bisa mengenali dengan tepat siklus haidnya, ia akan bisa mengetahui kapan terjadinya proses ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur (ovarium).

Misalkan, siklus haid Anda 28 hari, maka kemungkinan hamil lebih tinggi ada pada enam hari, yaitu lima hari sebelum ovulasi dan satu hari saat ovulasi.

Siklus haid pada umumnya terus berubah, maka perlu Anda catat siklus haid selama beberapa bulan, minimal selama 8 bulan. Nah, dari catatan ini maka bisa diketahui siklus haid terpendek dan terpanjang. Dengan demikian Anda bisa menentukan atau memperkirakan masa subur. Untuk mencari tahu masa subur, rumus sederhana adalah:

– Siklus terpendek haid dikurangi 18 hari, maka hasilnya adalah hari pertama masa subur. Misal; siklus terpendek haid Anda 27 hari, maka perkiraan hari pertama masa subur adalah hari ke-9. Artinya masa subur Anda mulai dari hari ke-9 sampau ke-17.

– Siklus terpanjang haid dikurangi 11 hari, hasilnya adalah hari terakhir masa subur. Misal, siklus terpanjang haid Anda 30 hari, maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19. Artinya masa subur Anda mulai hari ke -8 sampai ke-19.

Nah, dari sini bisa diketahui masa di mana wanita punya kemungkinan hamil sangat tinggi, yakni rata-rata mulai hari ke-9 hingga hari ke-19.

Selain menghitung masa subur, pengecekan terhadap penanda masa subur juga perlu Anda lakukan. Pada wanita, cairan atau lendir serviks bisa jadi penanda masa subur Anda. Pengecekan lendir serviks ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan tisu ataupun jari tangan yang bersih untuk mencapai posisi serviks Anda. Biasanya setelah haid, kemungkinan lendir serviks akan tampak keruh dan terasa lengket. Nah, lendir seperti ini bisa jadi penanda dimana waktu tersebut bukan saat yang tepat untuk mencapai kehamilan.

Setelah fase itu, lendir serviks akan berubah menjadi jernih dan terasa licin, mirip seperti putih telur. Maka ini bisa menjadi pertanda bahwa wanita akan mendekati masa subur. Lalu tiga hari setelahnya, lendir tersebut akan menyerupai bentuk benang. Satu atau dua hari kemudian, lendir tersebut akan bertambah banyak dan teksturnya licin, bahkan kadang celana dalam bisa basah karenanya. Nah, ini merupakan pertanda masa subur yang mendukung wanita cepat hamil. Anda bisa melakukan hubungan biologis pada fase ini.

2. Pilihlah Posisi Seks Yang Tepat

Perlu Anda ketahui bahwa posisi saat berhubungan intim ternyata juga mempengaruhi wanita agar cepat hamil. Posisi suami yang berada di atas atau lebih dikenal dengan istilah misionaris memungkinkan sperma dapat lebih cepat berenang menuju saluran tuba setelah ejakulasi. Selain itu, jauhi pelumas buatan. Sebab pelumas buatan meskipun memang memberikan kenikmatan dan mengurangi rasa nyeri, tapi ada komponen pelumas yang bisa merusak sperma karena terbuat dari bahan kimia. Lakukan foreplay lebih lama untuk menghasilkan pelumas alami.

Sebaiknya setelah selesai berhubungan intim, wanita jangan langsung berdiri, namun berbaringlah selama 10-15 menit. Tujuannya agar sperma bisa sampai ke saluran tuba setelah ejakulasi. Dan ini akan membantu pembuahan. Oleh karena itu, sebelum berhubungan intim sebaiknya kosongkan kandung kemih terlebih dahulu, agar setelah berhubungan intim, wanita tidak terburu-buru pergi buang air kecil.

Namun jangan sampai hal ini mengganggu hubungan intim Anda. Hal yang perlu diingat adalah Anda dan pasangan menikmati hubungan intim. Kalau hubungan intim dilakukan hanya karena mengejar masa subur semata, kenikmatannya pun akan berkurang. Jadi tetap santai, tidak terlalu berpatokan dengan masa subur. Nikmati saja hubungan intim apa adanya, namun jika itu bisa dilakukan di masa subur tentu hal ini lebih bagus lagi.

Perhatikan pula frekuensi, jangan terlalu sering berhubungan intim. Barangkali ada yang berpendapat, jika ingin cepat punya anak maka hubungan intim perlu diperbanyak. Faktanya, terlalu banyak melakukan hubungan intim malah bisa membuat kualitas sperma pria berkurang karena terlalu sering ejakulasi.

Baca juga: Cara Membuat Slime Mudah dan Aman

3. Asupan Makanan Pendukung

Gaya hidup sehat dan asupan makanan bergizi jelas sangat diperlukan jika ingin cepat memiliki anak. Selain itu, ada pula asupan jenis-jenis makanan tertentu yang perlu Anda tambahkan pada asupan makanan Anda dan pasangan.

Bagi wanita makanan seperti: keju, yoghurt, susu, makanan berkarbohidrat kompleks, buah dan sayuran berwarna cerah, telur, sayuran hijau, daging ayam, kacang-kacangan dan minyak zaitun bisa membantu meningkatkan kesuburan.

Misal sayuran hijau seperti selada, bayam, brokoli dan kale mengandung folat dan vitamin B. Kedua zat ini mampu meningkatkan ovulasi. Telur diyakini mengandung protein dan kolin. Asupan kolin sangat berguna untuk meningkatkan penyerapan asam folat. Nah, folat sangat diperlukan saat sebelum dan masa awal kehamilan agar bayi tidak terlahir cacat saraf.

Sedangkan bagi pria, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bisa menambah jumlah dan kualitas sperma, antara lain ikan salmon, tomat, semangka, susu rendah lemak atau yoghurt, buah beri, kacang-kacangan dan oatmeal. Ikan salmon kaya akan omega 3 dan protein. Protein tidak hanya membuat sperma laki-laki lebih kuat namun juga membuatnya bisa berenang lebih cepat.

4. Berolahraga Tak Berlebihan

Olah raga memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kebugaran badan. Namun perlu diingat, tidak baik melakukan olah raga secara berlebihan. Olah raga berlebihan bisa menyebabkan pituaitary atau kelenjar bawah otak wanita tidak merangsang sel telur untuk berovulasi. Olah raga sebaiknya tak dilakukan setiap hari bagi wanita. Kurangi frekuensinya menjadi 3 kali dalam seminggu dan dengan intensitas yang lebih sedikit, terlebih dalam masa subur. Misal, jika biasanya Anda berolahraga setiap hari selama 45-50 menit, maka kurangi menjadi berjalan kaki tiga kali seminggu selama 30 menit.

5. Konsultasi Ke Dokter

Jika segala macam cara sudah Anda lakukan termasuk saran-saran di atas, tapi setelah 1-2 tahun istri juga belum hamil, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Ini sangat penting karena saran ahli tentu lebih akurasi yang lebih tinggi dan bisa disesuaikan dengan kondisi yang Anda dan pasangan alami.  Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), infertilitas berarti tidak terjadinya kehamilan pada pasangan yang melakukan hubungan intim secara teratur tanpa alat kontrasepsi, minimal 1-2 tahun.

Jika Anda berusia 35 tahun dan belum terjadi pembuahan, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Sedangkan jika Anda berusia 40 tahun, penting segera konsultasi jika belum terjadi pembuahan pada tiga bulan pertama.

6. Hindari Kebiasaan Kurang Baik ini

Sejumlah kebiasaan seringkali dikaitkan dengan susahnya pasangan suami istri mendapatkan momongan. Kebanyakan kebiasaan buruk ini memiliki dampak langsung terhadap kesburan.

a. Merokok. Merokok tidak hanya mengganggu kesehatan secara umum saja, melainkan juga kesehatan kesuburan. Bahaya yang mungkin terjadi bagi perokok pria adalah impotensi. Di samping itu, meroko juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur, berat badan rendah, serta rentan kena infeksi dan masalah lainnya.

b. Konsumsi alkohol. Alokohol tidak diragukan lagi dampak buruknya bagi kesuburan. Yang jelas, kualitas dan kuantitas sperma serta sel telur akan jauh berkurang dari normal. Sedangkan pada ibu hamil, alkohol akan masuk ke dalam air ketuban sehingga itu akan menyakitkan bagi cabang bayi. Perkembangan organnya pun bisa rusak. Jika tidak terjadi keguguran, bayi yang dilahirkan mungkin saja bisa cacat.

c. Konsumsi terlalu banyak kafein. Minum kopi terlalu banyak juga berpengaruh pada fertilitas wanita. Berdasarkan sebuah studi, minum kopi lebih dari lima cangkir sehari (setara dengan 500 mg kafein) bisa menurunkan fertilitas. Mulai dari potensi keguguran hingga bayi lahir dengan prematur. Namun selama Anda minum kopi dengan jumlah wajar, tidak ada masalah jika takarannya tidak melebihi 200 mg dalam sehari.

d. Stres. Stress juga berpengaruh bagi kesuburan wanita, dan menurunkan kualitas sperma bagi pria. Jika Anda stres, tak hanya pikiran Anda yang terganggu. Jika Anda stres dan kurang tidur, tubuh akan mengirimkan sinyal bahwa saat itu bukan waktu yang tepat untuk mengandung bayi.

e. Menggunakan celana dalam terlalu ketat. Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat sebaiknya dihindari, baik wanita maupun pria. Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mempengaruhi kualitas sperma. Karena kurangnya sirkulasi udara, testis menjadi panas. Dampaknya, kuantitas dan kualitas sperma menjadi menurun. Sedangkan untuk wanita, penggunaan celana dalam ketat sangat rawan keputihan dan jamur dan juga bisa mempengaruhi tingkat kesuburan.

f. Makanan cepat saji. Jika Anda ingin segera memiliki momongan maka makanan cepat saji (fast food) dan junk food sebaiknya mulai Anda kurangi, bahkan kalau bisa dihindari sama sekali. Selain tidak memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh, kebiasaan konsumsi makanan ini juga mengganggu kesuburan. Dalam makanan cepat saji, terkandung lemak jenuh yang tinggi. Jika menyantap makanan ini menjadi keseharian maka ini akan mengganggu tingkat kesuburan Anda di samping juga ada resiko jantung, kolesterol, hingga obesitas mungkin menghinggapi.

7. Berdo’a Dan Tetap Optimis

Di balik semua upaya yang Anda lakukan akan sangat kecil dampaknya jika Tuhan belum berkehendak. Oleh karena itu berdoa sangat penting, terutama bagi Anda yang belum kunjung mendapatkan anak. Ditilik dari sisi psikologis, do’a dapat membantu seseorang agar selalu berpikir positif. Dengan do’a, harapan-harapan Anda dapat terus dipertahankan. Disaat rasa putus asa datang karena tak kunjung hamil, Anda bisa mengadu kepada yang Maha Kuasa. Manatau dengan do’a inilah permintaan Anda untuk bsa memiliki anak bisa dikabulkan Tuhan. Happy Bloging.

No Responses