Lengkap! Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar

Posted on

Cara Menulis Daftar Pustaka – Daftar pustaka merupakan serangkaian daftar tulisan di bagian akhir sebuah tulisan, makalah atau karya ilmiah yang memuat sumber, rujukan, ataupun referensi. Daftar pustaka biasa diambil dari jurnal, skripsi, makalah, buku, artikel internet dan sebagainya.

Daftar pustaka merupakan salah satu elemen penting dalam menyusun sebuah karya ilmiah. Hal ini karena berhubungan erat dengan kualitas sebuah tulisan dengan mencantumkan sumber darimana tulisan tersebut diambil. Nah tidak hanya itu, cara penulisan daftar pustaka yang benar pun juga sangat penting dipelajari, terutama bagi para penulis buku, mahasiswa yang sedang menulis skripsi, tesis atau disertasi. Tujuannya adalah guna menghindari kesalahan dalam perujukan yang telah ditentukan dalam Ejaan Standar Nasional.

1. Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

Membantu pembaca dalam menelusur secara detail, atau mengetahui sumber topik terkait yang ada di daftar pustaka.

Untuk menghargai atau sebagai bentuk apresiasi penulis terhadap karya atau tulisan orang lain yang dijadikan sebagai sumber referensi atau masukan di dalam menyusun sebuah tulisan.

Menunjukan bahwa sebuah tulisan tidak dibuat secara asal-asalan, melainkan ditulis berdasarkan sumber-sumber terpercaya yang ahli dalam bidang masing-masing.

Untuk mencegah adanya tuduhan plagiasi intelektual karena mengambil hasil karya orang lain tanpa mencatumkan sumbernya.

Sebagai ciri khas dan kelaziman sebuah karya tulis ilmiah, dimana tentu ada orang yang lebih ahli yang bisa dijadikan sebagai rujukan. Tanpa adanya referensi dari para ahli, sebuah tulisan akan dinilai kurang berkualitas.

Mengetahui kota atau tempat dimana sebuah buku diterbitkan.

Membangun kepercayaan pembaca dengan adanya rujukan dari buku yang dikarang oleh orang yang ahli di bidangnya.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka Secara Umum

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menulis daftar pustaka, mulai dari susunan tulisan, cara penulisan nama dan lain sebagainya agar tulisan atau karya Anda diangap profesional. Berikut cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar:

  1. Struktur penulisan yang benar dalam daftar pustaka harus diawali dengan Nama Penulis, Tahun Terbit, Judul , Kota Penerbit dan yang terakhir Nama Penerbit.
  2. Pemisah antara penulisan Nama, Tahun , Judul dan Penerbit menggunakan tanda titik (.) dan setelah Nama Kota Penerbit diakhiri dengan titik dua (:).
  3. Jika nama pengarang yang menjadi rujukan tersebut terdiri dari 2 suku kata atau lebih, maka penulisan namanya dibalik dan antara kata pertama dan kedua di beri tanda koma (,). Contoh: nama pengarang adalah Muhammad Ali, maka di daftar pustaka ditulis: Ali, Muhammad.
  4. Jika nama pengarang berupa 3 suku kata atau lebih, maka nama terakhir diletakan di depan lalu diikuti tanda koma (,). Contoh: jika nama pengarang Muhammad Ali Ridha, maka penulisan yang benar: Ridha, Muhammad Ali.
  5. Jika pengarangnya terdiri dari 2 orang, maka hanya nama pengarang pertama yang dibalik sementara yang kedua tidak dibalik, lalu antara nama pengarang yang pertama dan kedua di beri kata ‘dan’. Contoh, nama pengarangnya Muhammad Ali dan Abdullah Azzam, maka penulisan daftar pustaka yang benar: Ali, Muhammad dan Abdullah Azzam.
  6. Susunan penulisan daftar pustaka mesti berurutan mulai dari A-Z ditentukan dengan huruf di awal dari Nama Penulis.
  7. Untuk penulisan nama, gelar keagamaan, gelar akademis, dan sebagainya tidak dicantumkan. Contoh: Ahmad Ghazali, M. Pd cukup ditulis: Ghazali, Ahmad.
  8. Cara penulisan daftar pustaka dibedakan tiap sumbernya, misal dari internet, buku, jurnal atau yang lainya.

Berikut beberapa contoh penulisan daftar pustaka yang baik dan benar yang sesuai dengan sumber atau rujukan yang digunakan.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dari Buku

Jika Nama Penulis 2 Kata Atau Lebih

  • Ahmad, Kasam. 2005. Kisah Orang Sukses. Surabaya: Gramedia.
  • Ridha, Muhammad Ali. 2016. Panduan Shalat. Jakarta: Gramedia.

Penulisan Daftar Pustaka Jika Dua Pengarang atau Lebih

  • Rendra, Mujib, Agus dan Fulan. 2016. Panduan Pelatihan Shalat Jenazah. Bandung: Desamedia.
  • Munir, R.W., dan Rizal Ramli. 2002. Kisah Pejuang RI. Jakarta: Indo Media.
  • Abdullah, Hasan. dkk. 2007. Kumpulan Doa-Doa Maktsur. Edisi Kedua. Jakarta.

Penulisan Daftar Pustaka Untuk Buku Terjemahan Atau Suntingan

  • Suherman, Ardi (Penterjermah). 2013. Dasar Dasar Kode Aplikasi. Jakarta: Informatika.

Jika Nama Penulis Sama, Tapi Judul Buku Berbeda

  • Sudirman. 2012. Dasar Manajemen Konflik. Sidoarjo: Arjo Media.
  • ________ . 2014. Belajar Akuntasi Dasar. Jakarta: Jaka Media.

Jika Tidak Ada Nama Pengarang

  • Depdiknas. 2004. Panduan Pelaksanaan Dana Bantuan Operasional Sekolah. Jakarta: Depdiknas.

Contoh Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar

  • Herman. 2002. Kota Tua. Malang: Pustaka Desa.
  • _____. 2005. Kota Lama. Malang: Pustaka Desa.
  • Suherman, Agus. dkk. 2010. Belajar Bahasa Inggris Dasar. Jakarta: PT Indo Nusantara.
  • Adiman, Slamet. 2014. Cara Sukses Berbisnis. Malang: Bayu Pustaka.
  • Departemen Pendidikan Nasional. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Gerai Pustaka.
  • Juita, Ratna. “Kehidupan Laut” Ocean, Volume XI, No. 1, 2016, hlm 13—15.
  • Munis, Hasan. 2003. Cara Cepat Untuk Gagal. Jakarta: Balai Pustaka.

Contoh Daftar Pustaka Dari Koran

  • Aji, Mumpung. 2011. Cara Cepat Kaya, Harian Malang. Malang: Media Pustaka. (5 Januari 2011)
  • Suratmo, Akil. 2011. “Cara Melakukan Korupsi Yang Benar”, Kompas, Rabu, 15 Februari 2011. Jakarta.

Contoh Daftar Pustaka Untuk Tugas Akhir atau Skripsi

Urutan penulisan yang benar adalah sebagai berikut: nama penulis, lalu diikuti dengan tahun pada sampul, judul tugas/skripsi/tesis, pernyataan tugas akhir/skripsi, pernyataan tidak diterbitkan, fakultas, nama perguruan tinggi, kota tempat perguruan tinggi.

  • Candra D. 2004. Cara Mengatasi Kehidupan Yang Sulit Di Era Globalisasi. Tugas Akhir. Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia : Jakarta.
  • Suratmo S. 2011. Ciri-Ciri Kanker Payudara Dan Cara Penanganannya. Skripsi. Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada : Yogyakarta.

Contoh Daftar Pustaka dari Ensiklopedia atau Kamus

Penulisan daftar pustaka yang mengambil sumber dari ensiklopedia atau kamus pada dasarnya sama dengan daftar pustaka pada umumnya.

  • Clark-Kent, D. 2001. Batman. The New Superhero America. Encyclopedia America. 21: 517-538.
  • Sandler, J.M. dan Adam, H. (Eds). 1991. Kamus Bahasa Inggris – Indonesia. Lawang: PT Gramedia.

Contoh Daftar Pustaka dari Internet

  • Hamid, Gusman. 2017. Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar. https://carague.com/cara-menulis-daftar-pustaka.  Diakses 11 April 2017.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka yang Berasal dari Peraturan Pemerintah atau Keputusan Presiden

Cukup ditulis dengan Republik Indonesia atau Pemerintah Indonesia atau cukup Indonesia saja. Sebagai contoh,

  • Republik Indonesia. 1991. Undang-Undang No. 23 Tahun 1991 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara RI Tahun 1991, No. 114. Sekretariat Negara. Jakarta.
  • Republik Indonesia. 1998. Undang-Undang No. 21 Tahun 1998 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 1998, No. 50. Sekretariat Negara. Jakarta.

Itulah cara menulis daftar pustaka atau cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lain: